Friday, 26 March 2021

PAI-BP Kelas 5 Pelajaran 8 Mari Hidup Sederhana dan Ikhlas

RINGKASAN MATERI PAI-BP SEMESTER GENAP
KELAS 5 SDN KERTASARI 01
PELAJARAN 8 : MARI HIDUP SEDERNAHA DAN IKLAS

A. Mari Hidup Sederhana

Bagaimanakah hidup sederhana itu? 

QS. Al-Furqan: 67 mengajarkan ciri-ciri orang yang hidup sederhana.

Artinya: “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” (QS. Al- Furqan: 67).

Menurut Al-Qur'an, hidup sederhana itu adalah di antara berlebihan dan kikir. Berlebihan artinya tidak wajar atau aneh-aneh, sedangkan kikir artinya terlampau hemat atau disebut juga pelit. Dalam menggunakan uang jajan dianjurkan agar tidak berlebihan dan tidak pula kikir. Hidup sederhana bukan berarti harus miskin, atau tidak punya apa apa.

Meskipun Nabi Muhammad SAW seorang rasul dan pemimpin yang memiliki pengaruh dan kekuasaan, namun ia selalu hidup sederhana dan menghindari hidup mewah dan boros. Menurut riwayat, Nabi Muhammad SAW selalu tidur beralaskan sehelai tikar, dan kalau ia terbangun dari tidurnya, terlihat ada bekas tikar di pipinya. Begitu sederhananya kehidupan Nabi, tapi ia sangat mulia di hadapan Allah SWT.

Apa keuntungan hidup sederhana?

Nabi Muhammad SAW teladan kita. Ketaatan dan kesederhanaan Nabi Muhammad SAW harus dicontoh dengan segenap kemampuan kita. Orang yang hidup sederhana bukan berarti orang miskin atau tidak punya.

Keuntungan sederhana antara lain seperti berikut:
  • Orang yang hidup sederhana berarti telah mengamalkan ajaran agama atau perintah Allah SWT dan orang tersebut mendapat pahala.
  • Orang yang hidup sederhana berarti telah mampu melawan godaan setan yang mendorong hidup boros.
  • Orang yang hidup sederhana biasanya rendah hati, dan disenangi banyak orang.
  • Orang yang hidup sederhana tidak akan ditimpa penyakit resah-gelisah
  • Orang yang hidup sederhana tidak akan pernah mengambil harta orang lain.

Perhatikan dan bacalah dengan sungguh-sungguh QS. Al-Isra: 27 berikut ini.
 

Artinya: “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isra: 27)

Menurut Al-Qur'an, pemboros adalah saudara setan, sedangkan setan sangat ingkar kepada Allah SWT Berarti orang yang suka boros adalah orang yang ingkar kepada Allah SWT Ingkar artinya tidak menuruti perintah Allah SWT.


B. Mari Ikhlas Beramal

1. Apakah Ikhlas Itu? 

Ikhlas maknanya bersih. Bersih dari kotoran. Ikhlas adalah perbuatan hati, karena ikhlas itu ada di dalam hati. Misalnya kalau dikatakan “ikhlas bersedekah” artinya memberikan dengan hati bersih.
Suatu ketika Rasulullah SAW pernah bersabda,



Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat (keikhlasan) hatimu”. (H.R. Muslim).

Ikhlas merupakan buah dan intisari dari iman. Seseorang dianggap beragama dengan benar jika amal ibadahnya dilaksanakan dengan ikhlas.



2. Ikhlas Beramal karena Allah SWT

Beramal yaitu melakukan perbuatan baik. Semua perbuatan baik yang dilakukan dengan ikhlas menurut ajaran Islam akan mendapat pahala. Firman Allah SWT dalam QS. Al-Bayyinah: 5



Artinya: “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus” (benar).

“Menyembah Allah dengan ikhlas” berarti melakukan ibadah Salat harus dengan ikhlas karena Allah. Apabila beribadah Salat dilakukan supaya mendapat pujian dari orang tua atau guru, maka Salatnya tidak termasuk beramal ibadah yang ikhlas. 

Ciri-Ciri orang yang ikhlas antara lain sebagai berikut:
  1. Beramal dengan sungguh-sungguh tanpa mengharapkan pujian dari manusia. Pujian bukan harapan kita meskipun ada orang yang memuji.
  2. Beramal dengan tekun dan rajin semata-mata karena tindakan itu adalah perintah Allah SWT Tentu ada yang memuji, tetapi pujian bukan tujuan.
  3. Tidak memamerkan dan menceritakan amalnya kepada orang lain.
  4. Tidak pernah mengeluh dalam melaksanakan tugas.


RANGKUMAN
1. Hidup sederhana ialah tidak boros dan tidak kikir.
2. Semua amal ibadah harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT
3. Hidup sederhana disenangi Allah SWT dan manusia.
4. Hidup sederhana bukanlah harus miskin.
5. Boros adalah ciri-ciri orang ingkar kepada Allah SWT
6. Kebiasaan boros dapat mempersulit hidup.
7. Beramal dengan ikhlas adalah perintah Allah SWT
8. Orang yang ikhlas tidak pernah mengeluh dalam melaksanakan tugas.



PENILAIAN HARIAN (PH) PAI-BP SEMESTER GENAP
KELAS 5 SDN KERTASARI 01
PELAJARAN 8 : MARI HIDUP SEDERNAHA DAN IKLAS

Isilah titik-titik di bawah ini dengan kata-kata yang tepat!
1. Tidak boros dan tidak kikir disebut . . . 
2. Semua amal ibadah harus dilakukan dengan ... karena Allah SWT
3. Boros adalah ciri ciri orang yang ingkar kepada ... 
4. Orang yang ikhlas tidak pernah .... dalam melaksanakan tugas. 
5. Kikir disebut juga ... 
6. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudaranya . . . 
7. Sebaiknya makan dan minum tidak . . . 
8. Dalil Al-Qur'an tentang hidup boros, terdapat dalam QS .... 
9. Nabi dan rasul yang menjadi contoh teladan kita adalah ... 
10. Membantu dengan hati bersih tanpa mengharapkan sesuatu balasan atau imbalan disebut … 
11. Ikhlas merupakan buah dan intisari dari ... 
12. Sesungguhnya Allah Swt. tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai 
kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat ..... ”. (Al-Hadist). 
13. Hadist pada nomor 12, diriwayatkan oleh .... 
14. Seseorang dianggap beragama dengan benar jika amal ibadahnya dilaksanakan dengan ... 
15. Salah satu ciri orang yang ikhlas adalah ...



KUNCI JAWABAN
KELAS 5 SDN KERTASARI 01
PELAJARAN 8 : MARI HIDUP SEDERNAHA DAN IKLAS

Pilihan Ganda
1. 
2. 
3. 
4. 
5. 
6. 
7. 
8. 
9. 
10. 
11. 
12.
13. 
14. 
15. 


No comments:

Post a Comment

SHOLAWAT VERSI SUNDA

SHOLAWAT KAJUNGJUNGAN Sholawat kajungjunan, ieu teh kaunggulan Kasaban kaagungan, eta anu ngungkulan 3X Wajib ka sadayana, terang kaunggulan...